Sumber Gambar : Herta Widyaningsih
Setiap perempuan ingin terlihat cantik.
Itu wajar dan sudah jadi lumrah perempuan. Katanya untuk cantik butuh modal. Jika ada
uang, cantik akan menjelma pada wajah seorang perempuan. Wanita yang biasa saja
bisa cantik jika ada uang. Menurut saya, hal tersebut ada benarnya. Untuk
terlihat cantik, seorang wanita memang membutuhkan modal. Besar atau kecilnya
modal alias uang yang dibutuhkan, tergantung dari cara yang dilakukan oleh
setiap individu tersebut untuk terlihat cantik. Tentu, cantik yang dimaksud
adalah cantik secara fisik.
Pertama, jika cara yang dilakukan
melalui operasi atau treatment tertentu,
jumlah uang yang dibutuhkan cukup besar bahkan fantastis, namun hasil yang
diperoleh akan terlihat dalam waktu cukup singkat dan tentu ada efek
sampingnya.
Kedua, jika cara yang dilakukan melalui
perawatan alami yaitu menggunakan bahan-bahan herbal atau tradisional dan perawatan
ala rumahan yang menggunakan produk kecantikan tertentu. Cara ini cenderung
lama untuk menikmati hasilnya tetapi jumlah uang yang dibutuhkan lebih sedikit
bahkan sangat jauh selisihnya dengan cara pertama.
Well, cara satu atau dua yang kalian
pilih, itu hak kalian. Selama uang yang kalian gunakan tidak mencuri hak orang
lain dan selama tujuan kalian tidak menyimpang, silahkan saja. Akan tetapi, ada
satu hal yang ingin saya tekankan. Bagi wanita karir yang sudah berpenghasilan,
mengeluarkan uang untuk perawatan kecantikan bukan merupakan suatu masalah
besar bahkan ini sudah menjadi kebutuhan.
Berbeda dengan para remaja yang masih
sekolah atau para mahasiswi yang sedang kuliah. Biaya hidup mereka tentunya
masih berasal dari orangtua, kecuali yang sudah mempunyai bisnis tertentu,
namun biasanya jumlah perempuan berstatus pelajar atau mahasiswi yang sudah
berpenghasilan sendiri masih sedikit.
Orangtua adalah yang pertama dituju ketika ingin membeli sesuatu. Ya, disitulah sumber keuangan para pelajar dan mahasiswi. Girls, berpenampilanlah sesuai kemampuan. Jangan memaksa orangtua mengeluarkan uang hanya untuk membeli peralatan/produk kecantikan mu dan melakukan treatment tertentu. Sedih jika melihat seorang anak perempuan dengan mudahnya berkata kepada orangtuanya:
Orangtua adalah yang pertama dituju ketika ingin membeli sesuatu. Ya, disitulah sumber keuangan para pelajar dan mahasiswi. Girls, berpenampilanlah sesuai kemampuan. Jangan memaksa orangtua mengeluarkan uang hanya untuk membeli peralatan/produk kecantikan mu dan melakukan treatment tertentu. Sedih jika melihat seorang anak perempuan dengan mudahnya berkata kepada orangtuanya:
Ma...minta uang mau beli lipstik, bedak dan
eyeliner.
Pa...minta uang mau ke salon.
Oke, kalau mama dan papa mu juga stylish
dan mengikuti perkembangan zaman serta punya penghasilan di atas rata-rata.
Bagi orangtua seperti ini, mungkin kamu minta uang untuk membeli
peralatan/produk kecantikan dan perawatan ke salon, bukan suatu masalah. Akan
tetapi, lebih baik jika kamu tidak sering seperti itu. Lalu bagaimana jika
orangtua mu tidak stylish sama sekali
dan berpenghasilan pas-pasan??? Miris sekali jika ada anak yang sering meminta
uang untuk keperluan kecantikannya, sedangkan orangtua mereka membanting
tulang, mengorbankan waktu istirahat atau bahkan bertaruh nyawa untuk mengais
rezeki mendapatkan uang tersebut.
Ketika melihat teman membeli eyeliner bermerek, kamu juga ingin beli.
Ketika teman punya peralatan make up,
kamu juga ingin punya peralatan make up.
Ketika teman perawatan ke salon, kamu juga ingin ke salon. Padahal orangtua mu
tak mampu memenuhi keinginan mu. Wajah ibu mu saja tak dipolesi bedak, foundation dan segala macamnya. Bibir
ibu mu saja tak diwarnai lisptik, lipcream dan lainnya. Rambut ayah mu saja tak
dibasahi pomade. Lalu...tegakah kamu memaksa orangtua untuk membiayai keperluan
kecantikan mu?????
Girls,
boleh saja kamu membeli segala macam keperluan kecantikan tanpa harus memaksa
orangtua. Kamu bisa menabung. Mungkin memang lama tapi kamu tidak menambah
beban orangtua. Kamu bisa mencari kerja sampingan. Kerja sampingan ini bisa
dilakukan jika kamu memiliki free time.
Kamu biasa asah keahlian mu. Kamu bisa menjadi guru les privat, kamu bisa
menjadi pelatih tari atau musik, dan lainnya.
Semoga Allah selalu mempermudah jalan
kita untuk membahagiakan dan berbakti kepada orangtua dan ingat, kecantikan yang hakiki bukan dilihat dari paras tapi dari perkataan dan perbuatan mu.


Posting Komentar