Opini Part 6 - Tanggapan Vlog Gita Savitri dan Kasus Pelecehan Via Vallen

Sumber Gambar : Herta Widyaningsih


Sexual harassment atau pelecehan seksual sering dialami oleh perempuan. Memang tidak bisa dipungkiri juga pernah dialami oleh laki-laki, namun persentasenya sangat sedikit dibandingkan sexual harassment yang dialami oleh perempuan. Comment negatif, rayuan/gombalan/candaan negatif, sentuhan, bahkan pemerkosaan, sering dialami oleh perempuan.

Kenapa harus perempuan yang selalu jadi korban? Karena perempuan itu menarik? Karena banyak perempuan yang berpakaian seksi? Tapi, kenapa perempuan yang menutup aurat juga menjadi korban?

Melalui tulisan ini, saya ingin menanggapi vlog Kak Gita Savitri dan kasus pelecehan yang dialami Mbak Via Vallen.

Vlog Kak Gita yang berjudul “Yang Penting Buat Diomongin │Beropini” Episode 26, Kak Gita bercerita bahwa dia menerima comment negatif di vlog yang dia upload dan merendahkan perempuan serta menganggap perempuan hanya sebagai “objek” semata. Lalu, akhir-akhir ini di media massa dipenuhi pemberitaan kasus pelecehan yang dialami Via Vallen. Mbak Via menerima DM dengan bahasa yang vulgar dan menurut kabar beredar, DM tersebut dikirim oleh seorang pesepak bola asing yang berkarir di Indonesia. Mbak Via mengupload DM tersebut dan menimbulkan berbagai tanggapan dari warganet/netizen tak terkecuali tanggapan negatif. Ada yang mengatakan itu lebay, itu hanya hal biasa dan sebagainya.

Menurut saya, yang dilakukan Kak Gita dan Mbak Via untuk speak up ke publik mengenai masalah yang mereka hadapi adalah tindakan yang patut diacungkan jempol. Tidak semua perempuan berani untuk speak up mengenai masalah seperti itu, apalagi yang hanya sekedar comment negatif atau pesan negatif. Lebih banyak yang memilih untuk mencuekkan hal tersebut. Padahal tanpa disadari, sikap cuek tersebut malah akan membuka pintu untuk pelecahan yang lebih serius. 

Hampir pada semua kasus pelecehan, perempuan selalu disalahkan dengan berbagai alasan. Banyak yang mengatakan karena perempuan pakaiannya seksi dan suka pamer foto seksi di medsos. Oke, jika seperti itu kondisinya, tindakan perempuan tersebut tidak benar tetapi bukan berarti laki-laki dengan mudahnya mengeluarkan kata-kata negatif, kasar, dan melecehkan. Lalu bagaimana dengan perempuan yang sudah menutup aurat? Perempuan yang berjilbab syar’i? Perempuan bercadar?

Saya bingung dengan pemikiran banyak orang. Ketika perempuan seksi menjadi korban pelecehan, yang disalahkan selalu perempuan. Lalu ketika perempuan menutup aurat bahkan bercadar, malah dikatakan Islam fanatik bahkan teroris.

Sesuai ajaran agama saya yaitu Islam, perempuan diwajibkan untuk menutup aurat, namun laki-laki juga diwajibkan menundukkan pandangan. Banyak perempuan yang sudah berpakaian syar’i pun masih menjadi korban pelecehan. Saya sangat berharap, ketika perempuan menutup aurat, seharusnya laki-laki juga menundukkan pandangan. Lalu ketika ada perempuan yang masih berpakaian tak seharusnya, bukan berarti laki-laki dengan seenaknya melecehkan. Bagaimana jika suka sama suka? It's different case.

Saya tidak setuju ketika dalam kasus pelecehan, perempuan selalu disalahkan. Selalu saja menyalahkan pakaian perempuan. Lalu, bagaimana dengan kalian wahai laki-laki? Segampang itukah kalian melontarkan kata-kata negatif yang merendahkan wanita? Semudah itukah kalian menulis komentar negatif? Apakah kalian tidak punya hati ketika memperkosa seorang perempuan?

Banyak yang berkata, “Laki-laki mah emang begitu. Udah hasratnya seperti itu. Itu lumrah.” Hello!!! Pernyataan seperti itu sama saja mendukung perbuatan hina laki-laki. Lalu jika memang hasrat laki-laki lebih tinggi dari wanita, apakah patut membenarkan perbuatan hina itu? Apakah pantas menganggap itu hal biasa dari diri laki-laki? Lalu perempuan yang selalu salah? Laki-laki emang begitu?

Melalui tulisan ini, saya ingin mengajak semuanya baik laki-laki maupun perempuan untuk menjaga perbuatan dan moral. Untuk perempuan, ayo minimalisir penyebab yang dapat menimbulkan pelecehan. Mungkin bisa dimulai dari cara berpakaian dan untuk muslimah, kalian pasti tau ajaran agama Islam. Untuk laki-laki, hormatilah setiap perempuan. Saya yakin, jika laki-laki itu memang baik, dia tidak akan mencari alasan untuk melakukan perbuatan hina tersebut meskipun dia bisa saja melakukannya. Saya yakin, masih banyak laki-laki yang menghormati perempuan dan untuk laki-laki di luar sana yang selalu menghormati perempuan, saya ucapkan terima kasih banyak dan tetaplah menjadi laki-laki yang menghormati dan menghargai perempuan karena kalian dilahirkan dari rahim seorang perempuan.

Posting Komentar

Designed by OddThemes | Distributed by Gooyaabi Templates