Moral seseorang merupakan cerminan dari kepribadian
seseorang. Apabila moral seseorang itu baik dan benar maka baik pula
kepribadian orang tersebut. Berbicara tentang moral, Indonesia saat ini tidak
hanya darurat narkoba, korupsi, ketimpangan sosial tetapi juga darurat moral. Baru-baru
ini publik dikagetkan oleh pemberitaan kasus pemerkosaan dan pembunuhan Yuyun
(15), pelajar SMPN 5 Padang Ulak Tanding, yang tinggal di Dusun V Desa Kasie
Kasubun oleh 13 orang laki-laki yang mabuk. Sadisnya lagi seorang balita
berumur 2,5 tahun yang berinisial LN warga Kampung Pabuaran Tonggoh, Desa
Girimulya, Kecamatan Cibungbulang, diperkosa kemudian dibunuh oleh tetangganya
berinisial Bud (26). Selain itu juga terjadi kasus pemerkosaan di Klaten
yang menimpa siswi kelas VI SD Negeri di Jatinom. Tidak hanya itu, masih banyak
lagi kasus-kasus yang berkaitan dengan pelecehan seksual dan kekerasan yang
terjadi.
Mendengar
pemberitaan terkait kasus ini, saya sangat sedih. Apalagi kebanyakan korban
dari kekerasan tersebut adalah perempuan terutama yang masih di bawah umur. Akan
tetapi banyak juga anak kecil laki-laki yang menjadi korban dalam kasus ini.
Baik itu anak perempuan atau laki-laki, tentu membuat hati kita sebagai manusia
yang punya hati dan akal pikiran iba bahkan terpukul dan tak jarang banyak juga
yang emosi. Kenapa hal ini dapat terjadi? Bahkan sekarang setiap hari selalu
ada saja hal-hal tersebut terjadi di berbagai daerah di Indonesia ini. Menurut
saya, banyak faktor yang mempengaruhi terjadinya kasus ini. Kurangnya
pengawasan orang tua terhadap anak. Sekarang ini perkembangan teknologi sangat
pesat. Hampir semua orang menggunakan teknologi. Mulai dari anak kecil yang
sudah mengenal gadget, internet dan
berbagai sosial media. Banyak orang tua yang mengikuti kemauan anak-anaknya,
seperti membelikan tab dan smartphone, yang sebenarnya usia anak
tersebut belum pantas untuk mengakses semua itu. Sebenarnya memang tidak ada
larangan anak di bawah umur mengakses teknologi, namun orang tua tidak boleh
terlalu memberikan kebebasan kepada anak. Dalam hal ini, peran orang tua untuk
memantau dan mengetahui yang dilakukan anak sangat dibutuhkan. Saya heran,
zaman sekarang anak kecil yang berusia 3 tahun saja sudah dapat mengakses
internet. Saya saja mengenal dan dapat mengakses internet ketika duduk di
Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Selain
faktor di atas, lingkungan juga sangat mempengaruhi tingkah laku anak. Banyak
remaja yang masih SLTP atau SLTA, ketika berada di rumah dan di hadapan orang
tua bersikap baik dan sopan akan tetapi ketika mereka berada di luar rumah
semua tindakan tak senonoh dilakukan. Sekali lagi, peran orang tua sangat
diperlukan. Orang tua harus tahu ke mana anak pergi, apa yang mereka lakukan.
Namun bukan berarti orang tua harus menjadi diktator dan terlalu membuat anak
menjadi terkekang. Meskipun saya belum menjadi orang tua, saya belajar dari
orang tua saya dalam mendidik saya. Orang tua saya tidak pernah membuat saya
terkekang dengan segala peraturannya, namun yang dilakukan orang tua saya
adalah membekali saya dengan pendidikan agama, formal dan non formal. Menurut
saya pendidikan agama sangat pentng diterapkan kepada anak sejak dini, namun
tidak pula mengabaikan pendidikan formal yaitu sekolah.
Ada
pertanyaan, bagaimana yang melakukan pelecehan seksual dan kekerasan tersebut
adalah orang terdekat korban seperti paman, saudara bahkan orang tua??? Inilah
yang sangat disayangkan. Orang yang seharusnya melindungi anak malah
memperlakukan anak seperti itu. Bagi para orang tua, anak bukan untuk disiksa,
dianiaya, dilecehkan dan diperlakukan tidak semestinya tetapi anak dilahirkan
untuk dididik agar menjadi generasi yang berguna bagi agama, bangsa dan
tentunya berbakti kepada orang tua. Lalu bagaimana yang melakukan hal tersebut
adalah orang lain terutama laki-laki??? Saya bingung terhadap laki-laki. Kenapa
mereka menganiaya dan melakukan pelecehan terhadap perempuan?? Padahal
laki-laki lahir dari rahim perempuan. Apabila laki-laki melakukan tindakan yang
tidak senonoh terhadap perempua, itu sama saja dia menyakiti dan melakukan hal
itu kepada ibunya, istrinya dan saudara perempuannya.
Kepada siapa pun…….
STOP
KEKERASAN DAN PELECEHAN SEKSUAL!!!!!!!!!


Posting Komentar