OPINI PART 2 - STOP KEKERASAN DAN PELECEHAN SEKSUAL!!!!!



            Moral seseorang merupakan cerminan dari kepribadian seseorang. Apabila moral seseorang itu baik dan benar maka baik pula kepribadian orang tersebut. Berbicara tentang moral, Indonesia saat ini tidak hanya darurat narkoba, korupsi, ketimpangan sosial tetapi juga darurat moral. Baru-baru ini publik dikagetkan oleh pemberitaan kasus pemerkosaan dan pembunuhan Yuyun (15), pelajar SMPN 5 Padang Ulak Tanding, yang tinggal di Dusun V Desa Kasie Kasubun oleh 13 orang laki-laki yang mabuk. Sadisnya lagi seorang balita berumur 2,5 tahun yang berinisial LN warga Kampung Pabuaran Tonggoh, Desa Girimulya, Kecamatan Cibungbulang, diperkosa kemudian dibunuh oleh tetangganya berinisial Bud (26). Selain itu juga terjadi kasus pemerkosaan di Klaten yang menimpa siswi kelas VI SD Negeri di Jatinom. Tidak hanya itu, masih banyak lagi kasus-kasus yang berkaitan dengan pelecehan seksual dan kekerasan yang terjadi.   
Mendengar pemberitaan terkait kasus ini, saya sangat sedih. Apalagi kebanyakan korban dari kekerasan tersebut adalah perempuan terutama yang masih di bawah umur. Akan tetapi banyak juga anak kecil laki-laki yang menjadi korban dalam kasus ini. Baik itu anak perempuan atau laki-laki, tentu membuat hati kita sebagai manusia yang punya hati dan akal pikiran iba bahkan terpukul dan tak jarang banyak juga yang emosi. Kenapa hal ini dapat terjadi? Bahkan sekarang setiap hari selalu ada saja hal-hal tersebut terjadi di berbagai daerah di Indonesia ini. Menurut saya, banyak faktor yang mempengaruhi terjadinya kasus ini. Kurangnya pengawasan orang tua terhadap anak. Sekarang ini perkembangan teknologi sangat pesat. Hampir semua orang menggunakan teknologi. Mulai dari anak kecil yang sudah mengenal gadget, internet dan berbagai sosial media. Banyak orang tua yang mengikuti kemauan anak-anaknya, seperti membelikan tab dan smartphone, yang sebenarnya usia anak tersebut belum pantas untuk mengakses semua itu. Sebenarnya memang tidak ada larangan anak di bawah umur mengakses teknologi, namun orang tua tidak boleh terlalu memberikan kebebasan kepada anak. Dalam hal ini, peran orang tua untuk memantau dan mengetahui yang dilakukan anak sangat dibutuhkan. Saya heran, zaman sekarang anak kecil yang berusia 3 tahun saja sudah dapat mengakses internet. Saya saja mengenal dan dapat mengakses internet ketika duduk di Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Selain faktor di atas, lingkungan juga sangat mempengaruhi tingkah laku anak. Banyak remaja yang masih SLTP atau SLTA, ketika berada di rumah dan di hadapan orang tua bersikap baik dan sopan akan tetapi ketika mereka berada di luar rumah semua tindakan tak senonoh dilakukan. Sekali lagi, peran orang tua sangat diperlukan. Orang tua harus tahu ke mana anak pergi, apa yang mereka lakukan. Namun bukan berarti orang tua harus menjadi diktator dan terlalu membuat anak menjadi terkekang. Meskipun saya belum menjadi orang tua, saya belajar dari orang tua saya dalam mendidik saya. Orang tua saya tidak pernah membuat saya terkekang dengan segala peraturannya, namun yang dilakukan orang tua saya adalah membekali saya dengan pendidikan agama, formal dan non formal. Menurut saya pendidikan agama sangat pentng diterapkan kepada anak sejak dini, namun tidak pula mengabaikan pendidikan formal yaitu sekolah.
Ada pertanyaan, bagaimana yang melakukan pelecehan seksual dan kekerasan tersebut adalah orang terdekat korban seperti paman, saudara bahkan orang tua??? Inilah yang sangat disayangkan. Orang yang seharusnya melindungi anak malah memperlakukan anak seperti itu. Bagi para orang tua, anak bukan untuk disiksa, dianiaya, dilecehkan dan diperlakukan tidak semestinya tetapi anak dilahirkan untuk dididik agar menjadi generasi yang berguna bagi agama, bangsa dan tentunya berbakti kepada orang tua. Lalu bagaimana yang melakukan hal tersebut adalah orang lain terutama laki-laki??? Saya bingung terhadap laki-laki. Kenapa mereka menganiaya dan melakukan pelecehan terhadap perempuan?? Padahal laki-laki lahir dari rahim perempuan. Apabila laki-laki melakukan tindakan yang tidak senonoh terhadap perempua, itu sama saja dia menyakiti dan melakukan hal itu kepada ibunya, istrinya dan saudara perempuannya.

            Kepada siapa pun…….

STOP KEKERASAN DAN PELECEHAN SEKSUAL!!!!!!!!!

Posting Komentar

Designed by OddThemes | Distributed by Gooyaabi Templates